Rintik di Ujung Fajar/Bayang di Tepi Malam

 30/11/24



Rintik di Ujung Fajar/Bayang di Tepi Malam


Terhuyung di bawah remang pagi  

Angan terpecah, remuk tanpa tepi  

Rintik rindu membasahi jemari  

Menyulam kenangan yang tak kembali.


Sepi itu memeluk erat  

Menyisakan luka yang begitu pekat. 


Biarkan saja derita ini bernyanyi  

Setiap nadanya menelanjangi sunyi  

Kesedihan ini jangan cepat pergi  

Aku menari hingga lelah nurani. 


Terpaku dalam gelap membisu

Ruang hampa menggema pilu

Sajak yang tak sempat terucap

Layaknya angin, hilang, lenyap.


Kesendirian menjadi selimut

Membungkus hati yang kian surut.


Biarkan saja luka ini mekar

Setiap durinya tajam dan benar

Kehampaan ini jangan segera berlalu

Aku tenggelam hingga jiwaku beku.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer